Perbandingan dua jenis kencur sebagai rekomendasi pembuatan jamu beras kencur

Authors

  • Ida Wayan Reynata Wiratama Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Anak Agung Ayu Arun Suwi Arianty Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

DOI:

https://doi.org/10.22334/paris.v2i1.278

Keywords:

Jamu beras kencur, perbandingan, produk hotel

Abstract

Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mencari perbandingan dua jenis kencur yaitu kencur Bali dan Kencur jawa dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna saat di jadikan jamu beras kencur, serta mecari minat beli konsumen pada jamu beras kencur ini saat di jadikan sebuah produk hotel. Sampel pada penelitian ini berjumlah 35 orang, dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu jamu beras kencur Bali (P1) dari segi rasa mendapatkan kriteria manis, segi aroma mendapatkan kriteria sangat sedap, segi tekstur mendapatkan kriteria cair dan segi warna mendapatakan kriteria cukup menarik, kemudian jamu beras kencur Jawa (P2) dari segi rasa mendapatkan kriteria manis, segi aroma mendapatkan kriteria sedap, segi tekstur mendapatkan kriteria cair dan segi warna mendapatkan kriteria cukup menarik. Perbandingan kedua jenis kencur ini saat di jadikan jamu beras kencur ada pada segi aroma yang mana aroma dari kencur Bali (P1) lebih terasa atau menyengat daripada kencur Jawa (P2), pada pembuatan jamu beras kencur di sarankan menggunakan kencur Bali, karena memiliki rasa yang tidak terlalu manis dan aroma yang sangat sedap.

 

The purpose of this study is to find a comparison of two types of aromatic ginger or kencur, namely Balinese kencur and Javanese Kencur in terms of taste, aroma, texture and color when made into kencur rice herbal medicine or jamu beras kencur, as well as to find consumers' buying interest in this jamu beras kencur when it is made into a hotel product. The sample in this study was 35 people, with data collection methods, namely questionnaires, observations, and documentation. The results of this study are Balinese jamu beras kencur (P1) in terms of taste gets the sweet criteria, in terms of aroma gets very good criteria, in terms of texture gets liquid criteria and in terms of color gets quite attractive criteria, then Javanese jamu beras kencur (P2) in terms of taste gets the sweet criterion, in terms of aroma gets the criteria is delicious, in terms of texture gets liquid criteria and in terms of color gets quite interesting criteria. The comparison of these two types of kencur when made into jamu beras kencur is in terms of aroma where the aroma of Balinese kencur (P1) is more pronounced or pungent than Javanese kencur (P2), in making kencur rice herbal medicine or jamu beras kencur it is recommended to use Balinese kencur, because it has a taste that is not too sweet and a very pleasant aroma.

Author Biographies

Ida Wayan Reynata Wiratama, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

D3 Perhotelan

Anak Agung Ayu Arun Suwi Arianty, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

D3 Perhotelan

References

Hakim, L. (2015). Rempah & Herba. yogyakarta: Diandra Creative.

Sukini. (2018). Jamu gendong solusi sehat tanpa obat. Jakarta timur: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Yohanes Robi, S. M. (2019). ETNOBOTANI REMPAH TRADISIONAL DI DESA EMPOTO KABUPATEN SANGGAU KALIMANTAN BARAT. JURNAL HUTAN LESTARI, Vol. 7 (1) : 130 . https://doi.org/10.26418/jhl.v7i1.31179

Published

2023-01-30

How to Cite

Wiratama, I. W. R., & Arianty, A. A. A. A. S. (2023). Perbandingan dua jenis kencur sebagai rekomendasi pembuatan jamu beras kencur. Jurnal Ilmiah Pariwisata Dan Bisnis, 2(1), 85-93. https://doi.org/10.22334/paris.v2i1.278